Jumat, 21 Februari 2014

Postingan perdana ~

Hai. Nama ku Septia Elisabeth. Ada yang memanggilku dengan sebutan Septia, Tia, Sabeth. Tapi kedua orangtua ku memanggil ku dengan sebutan Ibeth. Kau boleh memanggilku dengan sebutan apa aja, seenak lidahmu aja la manggilnya, hahaha. Asalku dari Medan. Ada orang Medan? Horas woy! Hahahahaha.
Aku anak pertama dan anak terakhir dalam keluarga besar ku. Yaaap, kau benar. Aku anak tunggal.
Bicara mengenai anak tunggal. Apa yang terlintas difikiran mu saat mendengar anak tunggal? Manja. Sombong. Belagu. Tengik (kalo kata kami orang Medan, hahaha). Apa lagi? pasti sesuatu yang GA ADA BAEKnya kan.
(tangan ku mulai gatal ingin mengetik) Ya, banyak yang bilang anak tunggal itu Manja. Tapiii.... lihat konteksnya dong. Jujur, aku selaku anak tunggal, pengen dimanja, disayang, diperhatikan lebih sama mamak bapak, tapiii... ingat! ingat konteksnya. Konteks yang dimaksud disini itu adalah SITUASI dan KONDISI.
Kamu berhak manja JIKALAU orangtua mu MUNGKIN tergolong orang yang mampu, orang punya. Kamu bisa minta APAPUN yang kamu mau tanpa harus takut untuk berbagi dengan saudara mu, karna kamu ga punya saudara (kakak atau adek) hahaha. Tapi.... ya kalau kamu berasal dari keluarga yang tidak mampu, kamu mau apa? mecat keluarga mu? minggat dari rumah? ngemis dijalanan minta supaya ada yang ngasuh kamu? NGACO!!
contohnya aku. (ga sombong, cuma anggar jago aja lek)) setelah aku menjalani hidup sekitar hampir 20tahun ini, bagiku anak tunggal itu anugerah. ssstttt!! bukan ANU dan GERAH ya. haha.
ANUGERAH. anugerah karna semua kasih sayang orangtuamu hanya fokus ke kamu. anugerah karna kamu ga perlu berbagi kamar sama siapapun. anugerah karna kamu ga perlu berantem gara-gara 1 barang yang dibeli orangtuamu. masih banyak lagi ANU-GERAH hehehe~
yaaa, meskipun terkadang di rumah itu sepi, hanya nyamuk dan kawanannya yang menemani, di kamar tidur hanya guling yang menemani. Meskipun aku bukan berasal dari keluarga yang kaya, tapi kami berkecukupan, cukup makan 3xsehari, cukup punya air buat mandi, cukup punya 1 tv di ruang tamu, cukup makan ikan seekor sekali makan, hahaha. yaaaah.... berkecukupan la.
yaaa.. kehidupan ku melenceng jauh dari KEHIDUPAN ANAK TUNGGAL YANG MELEKAT, ga semua yang aku minta itu langsung dikasih (ko kira emak bapak ku penyihir?), dan yaaa kedua orang tua ku memang orang yang sibuk, jarang di rumah. tapi aku fine-fine aja, toh uang yang mereka cari itu juga buat keluarga kok, buat kami makan, buat uang kuliah ku, buat uang listrik, buat semuanya deh. Dan yang aku tau, mereka sayang padaku dan aku sayang juga sama mereka. (kamu yang baca sayang aku gaaa~ hahaha, ngaco)
jadi intinya, menjadi anak tunggal itu sebuah anugerah, meskipun ga punya abang, kakak, adek, tapi ko masi punya keluarga kecilmu yaitu mamak sama bapak. siap ko baca ini semua, jangan langsung ko bilang ke mamak bapak mu, "ma, aku ga mau punya adek, aku mau jadi anak tunggal". Mana la bisa ko larang! siapa ko? (ku hanya seoonggok tiiiiiittt). hahaha.

aku ibeth, selamat pagi.